Sunday, January 1, 2012

Manusia akan menghuni Bulan Saturnus


Salah satu bulan di Planet Saturnus diperkirakan akan ditinggali oleh makhluk luar angkasa atau alien. Titan, satelit planet terbesar dari 62 lainnya, memiliki karakteristik kualitas atmosfer yang diperlukan untuk mendukung kehidupan makhluk ekstra terestrial tersebut. Demikian laporan peneliti asal London, Inggris, Stephen Hawking, yang diwartakan situs Zeenews, baru-baru ini.

Tempat yang dimaksud Hawking merupakan wilayah baru di bulan yang paling memungkinkan adanya kehidupan. Selain menemukan kondisi bulan di Saturnus, peneliti juga menemukan sebuah planet baru yang disebut Gliese 581g. Planet ini merupakan bagian dari konstelasi Libra dan memilki karakteristik paling mirip dengan bumi.

Meski memiliki jarak 123 miliar mil dari bumi. Hawking memperkirakan keadaan tersebut dapat memungkinkan manusia untuk hidup di luar angkasa. Karena sudah sejak lama para ilmuwan mencari planet di luar tata surya yang dapat dihuni manusia.

Hawking menyarankan agar manusia memikirkan untuk pindah ke luar angkasa pada abad mendatang. Sebab suatu saat bumi akan punah. Usai penemuan tersebut, para ilmuwan yang meneliti teleskop Kepler NASA, yang diluncurkan ke ruang angkasa pada 2009, telah menemukan lebih dari 1.000 kandidat planet untuk ditinggali manusia.




http://wisbenbae.blogspot.com/2012/01/manusia-akan-menghuni-bulan-saturnus.html

KISAH PILU 'FITRIASIH' GADIS 18 TAHUN, KAWIN KONTRAK 11 KALI

Ironis, itu kalimat yang tepat bagi gadis berusia delapan belas tahun asal Cijantung Jakarta Timur ini. Betapa tidak, di usianya yang masih muda, ia sudah melakukan kawin kontrak dengan pria Timur Tengah sebanyak 11 kali. Pengakuan Fitriasih, 18, membuat Camat Cisarua, Drs Teddy Pembang mengelus dada. Teddy seakan tidak percaya, jika Fitriasih yang pada bulan Juli mendatang baru genap berusia 18 tahun, telah menjalani profesi kawin kontrak hingga belasan kali. Yang lebih mengejutkan lagi, semua kegiatan kawin kontrak dilakukan melalui ijab kabul. Sulung dari tiga bersaudara ini menuturkan, orangtuanya yag tidak punya pekerjaan tetap serta adiknya yang butuh biaya sekolah, memaksa dirinya menjalani pekerjaan menjul diri ke turis Timur Tengah.


Demi adik, saya rela keluar dari sekolah saat masih duduk dibangku SMP. Orangtua saya ngga tahu pekerjaan saya begini. Yag jelas, saya dapat uang, saya bayar sekolah adik dan keperluan rumah tangga, katanya polos. Menurutnya, dirinya baru tiga hari berada diPuncak. Perkenalan dengan pria Arab melalui pembantu sang turis yang ia kenal sebelumnya. Fitriasih juga mengaku, pernah menikah saat usianya menginjak 17 tahun. Selama delapan bulan saya menjalani profesi ini, sudah 11 laki-laki Arab saya nikahi. Usia kawin kontrak saya dengan mereka paling pendek 3 minggu dan paling lama 1 bulan.

Selama kawin kontrak, saya diberi nafkah Rp 5 juta seminggunya. Tinggal hitung aja, kalau dikontrak satu bulan. Uang bayaran, 30 persennya dipotong mami, papar Fitriasih. Camat Teddy didsampingi kepolisian, Koramil, unsur masyarakat dan agama menuturkan, kegiatan kawin kontrak sangat bertentangan dengan agama apapun.


Maka dari itu, dirinya sangat mengutuk perbuatan tersebut. Mami yang mempekerjakan waita muda ini demi kepuasan napsu sesaat pria Timur Tengah, benar-benar tidak punya nurani. Keterangan para korban, akan saya minta kepolisian menyelidiki keberadaan sang mami. Dia harus bertanggung jawab atas perbuatannya. Ini terakhir wilayah saya dijadikan maksiat. Jika tertangkap lagi kala operasi, saya akan kirim mereka ke Jawa Tengah atau Pasar Rebo Jakarta Timur, papar Teddy.



http://wisbenbae.blogspot.com/2012/01/kisah-pilu-fitriasih-gadis-18-tahun.html 

Tips Memilih dan Tata Cara Makan Durian


Yogyakarta - Bagi yang suka makan durian, pastikan memilih durian yang masak, manis serta enak. Makan durian kebanyakan biasanya membuat mabuk durian. Padahal, di bulan November, Desember dan Januari ini merupakan musim berlimpah durian di berbagai sentra durian di Indonesia.
Bagaimana memilih durian yang enak, bagaimana mengatasi mabuk durian dan bagaimana mencuci tangan dan mulut usai makan durian? Inilah beberapa tips.

"Durian yang biasanya enak tergantung jenisnya juga, tetapi sebaiknya dipilih durian yang bulat penuh karena daging durian di setiap ruas ada," kata Siti Mufassiroh, 45 tahun, salah satu penjual durian di Jalan Laksda Adisutjipto, Yogyakarta, Minggu, 1 Januari 2012.

Selain itu, perlu dilihat tangkai durian. Jika tangkainya bekas potongan pisau karena terlihat halus, maka itu tidak matang di pohon. Jika matang ujung tangkainya terlihat kasar dan jika tangkai itu dipotong lalu dijilat terasa manis. Tentu saja aroma durian yang menyengat juga sebagai tanda buah itu matang.

Jika ditepuk-tepuk (tentunya dengan benda tumpul, bukan tangan) suaranya "buk, buk, buk". Itu pertanda ada perekahan buah yang sudah matang. Lihatlah apakah duri kulit durian jarang-jarang atau rapat. Pilihlah yang jarang-jarang, karena itu pertanda daging durian telah padat.

"Kalau mabuk durian, karena makan terlalu banyak, bisa diatasi dengan bermacam cara," kata Siti yang juga berjualan buah manggis.

Pertama, jika mabuk durian, bisa diatasi dengan makan buah manggis, karena bisa menetralisir alkohol yang berada di buah durian. Kedua, bisa minum air putih dari kulit (dalam) durian. Selain bisa mengatasi mabuk durian, cuci tangan dan minum air dari kulit durian juga menghilangkan bau menyengat yang menempel di mulut dan tangan.

Sumarno, 36 tahun, seorang pedagang durian di Jalan Samirono, Yogyakarta, menambahkan, jika orang usai makan durian tidak mau mencuci tangan dengan air di kulit durian bisa ditempuh cara lain, yaitu dengan cuci tangan langsung dari keran air.

"Tetapi dengan mata tertutup, cuci tangan lalu berkumur. Maka bau durian akan hilang. Percaya atau tidak, silakan coba karena ini ilmu dari nenek saya," kata dia.

Saturday, December 31, 2011

Macam-macam Kalender di Berbagai Belahan Dunia


Dalam hitungan jam, sebagian besar manusia di bumi akan merayakan pergantian tahun 2011 menuju 2012 Masehi. Namun, dalam peradaban manusia juga dikenal berbagai penanggalan lain. Beberapa kalender didasarkan pada keyakinan, beberapa lain pada perubahan alam.

Berikut kalender yang tercatat hingga sekarang berdasarkan data wikipedia.org :

1. Kalender Kibti/Qibti
Kalender ini adalah kalender Bangsa Mesir, dan saat ini masih terpakai secara rahasia oleh supranaturalis Islam Indonesia. Kalender ini punya banyak fungsi, yaitu untuk mengetahui kapan seseorang wafat, lahir, sembuh dan sebagainya.

2. Kalender Jepang
Sampai akhir tahun ke-5 zaman Meiji atau sekitar 1872, Jepang masih menggunakan Kalender Tempō (Temporeki). Lantas Jepang menggunakan sistem Kalender Gregorian sejak tahun ke-6 zaman Meiji atau 1 Januari 1873.

Kalender Jepang dalam satu tahun terbagi menjadi 12 bulan yaitu Ichigatsu, Nigatsu, Sangatsu, Shigatsu, Gogatsu, Rokugatsu, Sichigatsu, Hachigatsu, Kugatsu, Jugatsu, Juichigatsu dan Junigatsu.

3. Kalender Maya
Kalender Maya merupakan sistem kalender yang disusun oleh sebuah peradaban yang dikenal dengan nama Maya. Kalender ini diciptakan pada masa Baktun ke-6 (sekitar tahun 747-353 SM). Puncak kejayaan peradaban Suku Maya yang tinggal di semenanjung Yucatan, Amerika Tengah terjadi sekitar tahun 250-900 M.

Satu siklus dalam perhitungan kalender ini memiliki lama waktu 260 hari yang terbagi dalam 13 trecena dan lama waktu setiap trecena adalah 20 hari. Meskipun tidak ada kepastian kapan awal hari dari 20 penanggalan tersebut, namun pada buku Chilam Balam diperoleh referensi bahwa hari pertama adalah Imix.


4. Kalender Julian
Kalender Julian, satu tahun secara rata-rata didefinisikan sebagai 365,25 hari. Angka 365,25 dapat dinyatakan dalam bentuk (3�365+ 1�366)/4. Karena itu dalam kalender Julian, terdapat tahun kabisat setiap 4 tahun. Kalender Julian berlaku sampai dengan Kamis-4 Oktober 1582 M.

5. Kalender Gregorius
Paus Gregorius XIII mengubah kalender Julian dengan menetapkan bahwa tanggal setelah Kamis-4 Oktober 1582 M adalah Jumat-15 Oktober 1582 M. Jadi, tidak ada tanggal 5-14 Oktober 1582. Sejak 15 Oktober 1582 M itulah berlaku kalender Gregorian.

6. Kalender Hijriyah
Kalender Hijriyah atau Kalender Islam adalah kalender yang digunakan oleh umat Islam, termasuk dalam menentukan tanggal atau bulan yang berkaitan dengan ibadah, atau hari-hari penting lainnya. Kalender ini dinamakan Kalender Hijriyah, karena pada tahun pertama kalender ini adalah tahun dimana terjadi peristiwa Hijrah-nya Nabi Muhammad dari Makkah ke Madinah, yakni pada tahun 622 M.

Di beberapa negara yang berpenduduk mayoritas Islam, Kalender Hijriyah juga digunakan sebagai sistem penanggalan sehari-hari. Kalender Islam menggunakan peredaran bulan sebagai acuannya. Dalam Kalender Hijriah, sebuah hari/tanggal dimulai ketika terbenamnya matahari di tempat tersebut. 1 tahun Kalender Hijriah lebih pendek sekitar 11 hari dibanding dengan 1 tahun Kalender Masehi.


7. Kalender Jawa
Kalender Jawa adalah sebuah kalender yang istimewa karena merupakan perpaduan antara budaya Islam, budaya Hindu-Buddha Jawa dan bahkan juga sedikit budaya Barat. Dalam sistem kalender Jawa, siklus hari yang dipakai ada dua: siklus mingguan yang terdiri dari 7 hari seperti yang kita kenal sekarang, dan siklus pekan pancawara yang terdiri dari 5 hari pasaran.

Pada tahun 1625 Masehi, Sultan Agung yang berusaha keras menyebarkan agama Islam di pulau Jawa dalam kerangka negara Mataram mengeluarkan dekrit untuk mengubah penanggalan Saka. Sejak saat itu kalender Jawa versi Mataram menggunakan sistem kalender kamariah atau lunar, namun tidak menggunakan angka dari tahun Hijriyah (saat itu tahun 1035 H). Angka tahun Saka tetap dipakai dan diteruskan. Hal ini dilakukan demi asas kesinambungan. Sehingga tahun saat itu yang adalah tahun 1547 Saka, diteruskan menjadi tahun 1547 Jawa.


8. Kalender Saka
Kalender Saka adalah sebuah kalender yang berasal dari India. Kalender ini merupakan sebuah penanggalan syamsiah-kamariah (candra-surya) atau kalender luni-solar. Era Saka dimulai pada tahun 78 Masehi.

Sebuah tahun Saka dibagi menjadi dua belas bulan. Yaitu Srawanamasa, Bhadrawadamasa, Asujimasa, Kartikamasa, Margasiramasa, Posyamasa, Maghamasa, Phalgunamasa, Cetramasa, Wesakhamasa, Jyesthamasa,dan Asadhamasa.

9. Kalender Yahudi
Kalender Yahudi atau Kalender Ibrani adalah kalender yang digunakan oleh bangsa Yahudi. Kalender ini memiliki 12 bulan, dengan setiap bulannya berjumlah 29 atau 30 hari dan kurang lebih berjumlah 354 hari setiap tahunnya.

Kalender Yahudi merupakan kalender tertua yang pernah ditemukan disebut dengan Sedar Olam yang dibuat oleh rabi Yos� ben Halafta. Perhitungan kalendar ini didasarkan pada usia orang-orang yang tercatat dalam Alkitab dan 6 hari penciptaan.

10. Imlek
Imlek atau Kalender Tionghoa menurut legenda, berkembang sejak 3 milenium SM. Diyakini, kalendar Cina sebagai penanggalan yang paling lama masih digunakan di dunia hingga saat ini. Kalendar ini diciptakan Huang Di atau Maharaja Kuning, yang memerintah, sekitar 2698-2599 SM.

Nama bulan dalam penanggalan Tionghoa yaitu Cia Gwee,Ji Gwee, Sa Gwee, Si Gwee, Go Gwee, Lak Gwee, Cit Gwee, Pe Gwee, Kauw Gwee, Cap Gwee, Cap It Gwee dan Cap Ji Gwee.
 
 
 

Kembar Siam yang Bertahan dengan Satu Otak


Vancouver, Kanada, Anak kembar yang terlahir normal akan memiliki dua tubuh dengan masing-masing organ. Tapi sepasang anak kembar siam yang luar biasa asal Vancouver, Kanda, harus berbagi satu otak untuk dapat melihat dunia.

Tatiana dan Krista Hogan adalah kembar siam yang unik, kedua balita ini harus berbagi satu otak dan dapat tetap tumbuh hingga berusia tiga tahun.

Kembar siam yang Tatiana dan Krista alami begitu rumit, sehingga tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Meskipun punya satu otak, keluarga mengatakan bahwa balita kembar siam tersebut memiliki kemampuan khusus yaitu koneksi neurologis (saraf). Hal ini membuatnya dapat melihat melalui mata masing-masing.

Walaupun ini bukanlah kondisi yang normal dan tidak biasa, kedua balita usia tiga tahun ini selalu dikelilingi dengan kebahagiaan. Dan meskipun Tatiana dan Krista bergerak bersama, balita-balita tersebut tidaklah selalu sependapat dengan jalan yang akan dilalui, dan ini sering menjadi masalah.

Kasus kembar siam yang luar biasa ini cukup mencengangkan bagi dunia kedokteran. "Menurut data, balita kembar ini adalah satu-satunya yang memiliki koneksi neurologis umum," ujar Dr Doug Cochrane, seorang ahli saraf pediatrik kembar, seperti dilansir dari Dailymail, Sabtu (19/6/2010).

Dr Cochrane mengungkap, thalami (bagian dari garis tengah struktur simetris dalam otak) pada kedua balita tersebut saling terhubung lewat sebuah koneksi saraf yang disebut thalamus, sehingga tidak mungkin dipisahkan.

Adanya jembatan dari jaringan neural, benar-benar membuat kembar siam ini begitu unik. Felicia Hogan, ibu si balita kembar percaya bahwa koneksi saraf tersebut memberinya anak kembar yang menakjubkan.

Tatiana, yang lebih kecil dari keduanya, memiliki hati yang lebih besar dan sebenarnya memompa banyak darah Krista ke otaknya.

"Mereka berbagi banyak hal yang tidak mungkin dilakukan oleh anak kembar normal. Mereka memiliki kemampuan khusus untuk melihat satu sama lain, melihat hal yang sama dimanapun dan kapanpun melalui mata masing-masing," jelas Felicia.




Manfaat dan khasiat gula merah !

Kenapa penduduk yang tinggal di pedesaan dan tetap mengikuti tradisi leluhur mempunyai kecenderungan tetap lebih sehat dibanding yang tinggal di kota? Kalau jawaban anda adalah karena tingkat stres di kota lebih tinggi, mungkin tidak 100% benar. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa tradisi memasak dan mengkonsumsi makanan tradisional di pedesaan ternyata memberi kontribusi yang besar terhadap kesehatan penduduk yang bersangkutan.

Kebiasaan memasak menggunakan gula merah (atau gula kelapa, atau gula jawa), minyak kelapa, santan dan bumbu-bumbu lain memberi kontribusi positif bagi pertahanan dan perbaikan kesehatan yang mengkonsumsinya. Jadi kalau di rumah anda selama ini selalu menggunakan gula pasir untuk memberi rasa manis pada masakan anda, ada baiknya mulai sekarang untuk kembali ke tradisi leluhur kita dengan menggunakan gula jawa untuk memasak.
Gula kelapa adalah gula yang dihasilkan dari pengeringan nira pohon kelapa. Gula kelapa atau dalam perdagangan disebut gula jawa, gula merah atau gula nira, biasanya dijual dalam bentuk setengah mangkok atau setengah elip. Bentuk demikian ini dihasilkan dari cetakan yang digunakan berupa setengah tempurung kelapa (jawa:bathok). Selain itu, ada juga yang menggunakan cetakan bambu, sehingga bentuknya bulat silindris.
Sampai saat ini gula kelapa masih banyak digunakan khususnya masyarakat jawa sebagai bumbu masak karena memiliki aroma dan rasa yang khas karamel palm. Disamping itu, gula kelapa juga digunakan untuk pemanis minuman, bahan pembuat kecap, bahan pembuat dodol, dan pembuat kue serta bahan penambah cita rasa pada makanan. Selain gula kelapa dalam setengah tempurung kelapa dan bulat silindris, adapula dalam bentuk gula semut.
Istilah gula merah biasanya diasosiasikan dengan segala jenis gula yang dibuat dari nira yaitu cairan yang dikeluarkan dari bunga pohon dari keluarga palm, seperti kelapa, aren, dan siwalan.
Berikut ini adalah beberapa keunggulan gula jawa dibandingkan dengan gula pasir (gula tebu) atau pemanis lain :
[1] Rasanya manis dan memiliki aroma khas yang lezat (aroma nira).
[2] Mengandung mineral.
[3] Kandungan gula (sukrosa) lebih kecil.

[4] Mengandung Thiamine, Riboflavin, Nicotinic Acid, Ascorbic Acid, protein dan vitamin C.

[5] Untuk terapi asma, kurang darah/anemia, lepra/kusta, dan untuk mempercepat pertumbuhan anak.

[6] Baik untuk meringankan batuk yang disertai demam.

[7] Baik untuk makanan awal bagi penderita penyakit typhus.

[8] Baik untuk diet, mengurangi panas pankreas, menguatkan jantung, membantu pertumbuhan gigi sehingga kuat.

[9] Mempunyai khasiat seperti madu.
Begitu banyak manfaat gula jawa yang tidak dimiliki oleh gula pasir atau pemanis lainya, ada baiknya mulai sekarang untuk mengganti pemanis minuman dan masakan anda dengan gula jawa. Nikmati rasa manis gula jawa setiap hari untuk kesehatan anda setiap hari. Tabung dalam tubuh anda atas senyawa-senyawa bermanfaat yang ada dalam gula jawa (poin nomor 4 di atas) sehingga jesehatan anda tetap terjaga. Mari kembali ke resep leluhur kita, kembali gunakan gula jawa sebagai komponen bumbu dalam memasak serta sebagai pemanis disaat “ngopi”!
 
 

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | JCpenney Printable Coupons