Tuesday, February 22, 2011

Ikan Seram tetapi Romantis

KOMPAS IMAGES/NI LUH MADE PERTIWI F Ikan kudu-kudu.
  Ikan kudu-kudu dan ikan gindara

 Mata saya terbelalak bukan sekadar kiasan saat melihat ikan yang dihidangkan pelayan. Rasanya sedang bersiap menyantap setrika. Ikan aneh bernama kudu-kudu itu berbentuk kotak dan berwarna kelabu. Benar-benar mengingatkan saya pada alat penggosok baju. Perawakannya seram dengan mata belok dan kepala besar.
Rumah Makan Apong di Jalan Diponegoro, Makassar, Sulawesi Selatan, adalah salah satu restoran yang menyediakan masakan ikan kudu-kudu. Kulit ikan ini  sangat keras seperti cangkang kepiting. Sisiknya pun besar dan bertotol sehingga sepintas ikan seperti tak bersisik. Daging ikan tak terlalu banyak dan berwarna putih susu. Sementara durinya hanya sedikit. Itu pun duri besar, bukan duri tipis yang berada di tengah tubuh ikan. Jadi, ikan sangat mudah dan nyaman dicuil serta dimakan.
Bagaimana rasanya? Bersiaplah heran. Walau muka ikan terlihat sangar, rasanya sangat enak. Rasanya seperti daging ayam. Teksturnya yang seperti serat pun serupa dengan daging ayam. Saya mencoba dua masakan ikan kudu-kudu. Masakan pertama, kudu-kudu yang dibakar biasa. Masakan kedua, kudu-kudu dimasak fillet, potongan daging dibalur tepung kemudian digoreng. Anda bisa memakannya dengan sambal terasi, sambal tomat apel seperti sambal dabu-dabu, sambal kacang, atau sambal bawang merah mentah.
Kudu-kudu bakar dimasak tanpa bumbu sehingga cita rasa daging yang manis, lembut, dan juicy begitu terasa. Sebelumnya kudu-kudu dibelah dua di tengah dengan emecahkan cangkang kulitnya. Konon, kudu-kudu adalah ikan yang romantis. Masakan kudu-kudu adalah hidangan untuk sepasang kekasih.  Karena itu, cara memasaknya ikan dibelah dua. Masing-masing mendapatkan satu sisi kudu-kudu.
Kudu-kudu adalah ikan khas perairan Sulawesi. Ikan jenis ini tidak begitu sering ditangkap oleh nelayan. Laut dalam Sulawesi menyimpan kekayaan ikan yang unik nan eksotis. Rumah Makan Apong juga memiliki masakan ikan unik lain, yaitu ikan gindara. Daging ikan yang kenyal menandakan ikan masih segar. Warna putih susu yang dibakar dengan daun pisang menambah cita rasa. Namun, favorit saya adalah kudu-kudu, ikan bermuka seram dengan rasa lezat. Harga masakan untuk dimakan berdua relatif murah. Harga ikan kudu-kudu, nasi, dan sayur sekitar Rp 100.000.


kompas

1 komentar:

Anonymous said...

serem amat ikanya min.
tapi sepertinya rasanya tak se seram penampilanya
https://bit.ly/2rFdvK8
https://bit.ly/2KlgPkp
https://bit.ly/2ICozkR
https://bit.ly/2wKko1Y

Post a Comment

Coment dengan bahasa yang baik dan sopan yah, jangan lupa kirimkan kritik dan saran-nya, terima kasih...

**Salam Blogger**

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | JCpenney Printable Coupons